Batik Kawung dan Maknanya

Cara Tepat Memilih dan Membeli Batik
November 19, 2016
Jual Batik Jumputan Murah
Jual Batik Jumputan Asli Murah
November 20, 2016

Batik Kawung dan Maknanya

Motif Batik Kawung

Salah satu ornamen kuno yang populer manjadi motif batik adalah kawung dimana diambil dari buahnya yang sering kita sebut kolang kaling atau kalengkeng (Sunda), memiliki arti filosofis yang unik.

Gambar motif kawung ini berupa kolang kaling dengan 2 titik berjumlah empat yang mengarah pada satu pusat atau mudahnya terlihat menyilang dan digambar secara berulang dalam jumlah yang banyak dengan ukuran yang sama.

Makna Filosofis Batik Kawung

Pada pemikiran budaya Jawa terdapat pandangan yang berpangkal pada konsep “Sedulur papat, limo pancer”. Hal ini terus berkembang dari jaman Pra-Islam hingga jaman Islam. Motif ini adalah ekspresi prinsip mandala yaitu komposisi empat arah mata angin dengan pusat satu. Pengertian asalnya adalah penyelarasan antara jagad kecil (manusia dengan mikrokosmos) dengan jagad besar berupa alam semesta (manusia dengan makrokosmos). Pemahaman saudara yang empat pada jagad besar itu adalah empat arah angin yang timur, selatan, barat dan utara, sedangkan pancere atau tengah adalah diri atau hati nurani manusia itu sendiri. (Adi Kusrianto : 2013)

Dalam pewayangan motif ini kerap di gunakan oleh Semar, walaupun sebenarnya dalam tradisi kerajaan hanya diperbolehkan digunakan oleh Raja dan keluarganya saja.

Namun kini masyarakat banyak menggunakannya dalam berbagai jenis batik bahkan dipadukan dengan motif lainnya.

Motif batik kawung sendiri banyak nama turunannya seperti yang populer adalah Kawung Picis yang memiliki bulatan yang tersusun lebih kecil. Sedangkan yang lebih besar sering kita dengar adalah Kawung Bribil.

Berikut adalah nama-nama turunan atau pengembangan dari Motif Kawung : (Adi Kusrianto : 2013)

  1. Picis
  2. Bribil
  3. Sen
  4. Cacah Gori
  5. Galar
  6. Gambok
  7. Grinsing
  8. Beton
  9. Kepyar
  10. Mangkurat
  11. Ndil
  12. Putri
  13. Putro
  14. Plentong
  15. Sawo Bludru
  16. Ukel
  17. Uter
  18. Winarno
  19. Sawo Manila
  20. Sawo Kecik
  21. Sawo Tanjung Sari

Sebagaimana khas Solo dengan warna sogannya, motif inipun terlihat cantik dan menarik dengan warna-warna coklat dan terlihat lebih elegan bagi yang menggunakannya.

Harga Batik Kawung

Nah, ada yang bertanya masalah harga ini. Tentu saja sebagaimana yang telah dipaparkan di artikel Cara Memilih dan Membeli Batik, masalah harga ini tergantung dari berbagai faktor yang mempengaruhinya. Ulasan di artikel tersebut dapat memahami tentang varian harga batik secara umum. Dan batik kawung pun tidak terlepas dari faktor tersebut.

Motif Batik Kawung

Batik Ganitri memiliki koleksi batik dengan motif kawung ini dalam bentuk sebuah kain dengan warna-warna yang disesuaikan dengan keinginan masyarakat luas.

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 10 =